Tukang Rumpi’s Blog











{Juli 18, 2009}   Tergila-gila Iklan

keramassss Sapa coba ibu2 yang gak pengen tampil cantik, menarik dan seksi di depan suami???? Yahhhh jelaslaahhh, gak ada!!! Setiap istri pasti dunk pengen dipuji suaminya…… Ya kannn??? Paling enggak kalo lagi ngaca gak minder dan frustrgiur olehasi, karna bayangan yang tampak adalah sesosok wanita cantik jelita dan rupawan. Cieee!!!! Nahhh, itu pula yang bikin beberapa orang temen-q tergiur oleh aneka iklan heboh di berbagai acara televisi. Mulai dari shampoo sampai obat pelangsing tubuh, semua diikutin!!! Tujuan mereka sebenarnya mulia : ingin suami tak berpaling pada yang lebih muda.

Bu Rein, misalnya. Wanita bertubuh lumayan subur ini sangat ingin tubuhnya kembali langsing bak perawan.
” Lha iya jeng, katanya bapak, kalo meluk saya tangannya dah gak cukup………. Karna pinggang saya melar kemana-mana………. Itu kan namanya nyindir too???? ” kata Bu Rein di suatu sore yang cerah.
” Nyindir gimana to, bu??? Saya kok ndak jelas yahhh………. ” jawab-q bingung.
” Aduuhhh jeng………. itu namanya suami saya mau bilang kalo gak mau meluk saya karna saya gembrotttt!! Cuma diperhalus saja sama dia, biar saya gak ngambek……….. ”
Oalllaaa……… Aq tersenyum kecil sambil memandang pinggang bu Rein dan mengira-ira ukuran celana panjang yang dia kenakan saat itu. Kayaknya sehhh………. XXL deee…………. hehehe…..
” Coba minum pelangsing ajah buuu……… ” tiba-tiba aq merasa punya ide cemerlang.
” Oh iya…….. Memang saya rencana mo nyoba, jeng……… Kan kemaren di iklan ada yang berbentuk susu, ada yang bentuk pil, ada juga yang yoghurt………. Enaknya yang mana dulu yahhh?? ” Bu Rein minta pendapat-q dengan wajah harap-harap cemas. Aq menjawab sekena-q, ” Susu ajahhh dulu bu.. Biasanya susu itu paling aman deee……….. ” Puas mendengar jawaban-q, bu Rein-pun berpamitan pulang. Setelah sore itu kami gak pernah ktemu lagi selama beberapa minggu. Hingga satu saat beliau bertamu lagi ke rumah-q. ” Ehhh………… Bu Rein………… dah lamaaaa yaaahh qta gak ktemu, bu??? Kemana ajah, nehhh? ”
” Jeng,ternyata……… Susu itu gak manjur……… Niiihh lihattt…….. Badan saya tetap subur! ” cerocosnya.
” Lho memang sudah habis berapa dos, bu? ” aq penasaran sambil mengamati badan tamu-q yang memang tetap bulat tak berubah sedikitpun!
” Sudah tiga kaleng, jeng!!! Padahal satu kaleng delapan ratus gram lho! ” dia terlihat ngotot.
Aq terkejut. Perasaan baru sekitar mpat minggu kami gak ktemu dan dia sudah menghabiskan tiga kaleng!
” Memang sehari ibu minum berapa kali? ” tanya-q lagi.
” Aturannya sehhh, sehari tiga gelas. Pagi,siang dan malam. Tapi karna saya pikir lebih cepat lebih baik, yaaahh saya tambah sendiri dua gelas………. ” jawabnya putus asa.
” Lho?? Berarti sehari lima gelas ya, bu? ” aq makin takjub.
” Iyahhh!! Tapi, berkurang satu kilo-pun tidak!” tukasnya dengan wajah cemberut berat.
” Ya udah bu, coba ajah yang pil…….. Ato yang yoghurt ajah yahhh?? ” kata-q ragu-ragu.
” Iya deh.. Saya coba lagi dengan yang laen…….. ” setelah mengucapkan kalimat penutup itu, bu Rein-pun berpamitan pulang. Lalu satu minggu kemudian……… Aq mendengar kabar yang mengejutkan dari bu Prapto!
” Jeng, udah dengar belum? Bu Rein opname lho di rumah sakit……….. ”
” Lho kenapa bu? ” tanya-q khawatir. Jangan-jangan……….
” Diare tapi parah banget! Bayangkan jeng, tiga hari mencret terus………. Gak berhenti-berhenti…. ”
” Salah makan kali bu……… ” sahut-q lagi.
” Enggak, jeng……….. Bu Rein tuh pengen langsing…… Denger-denger dah nyoba minum susu pelangsing tapi gagal….. Trus dia diet…… Gak makan pagi dan gak malem….. Selain itu minum pil sehari tiga kali plus yoghurt sehari tiga kali…….. Rupanya perutnya tuh, gak kuat…… Jadinya, korslet deee….. ” kata bu Prapto panjang lebar. Duuuhhh……… Sekujut tubuh-q rasanya lemas tak bertenaga…….. Semua gara-gara anjuran-q yang asal-asalan! Dan aq menganjurkan semua itu hanya berdasarkan iklan di televisi. Akirnya dengan buru-buru aq ikut bu Prapto ke rumah sakit tempat bu Rein dirawat. Cepat sembuh yah buuuu………

Korban iklan berikutnya adalah bu Yayuk. Karna gak tahan melihat uban yang semakin merajalela di rambutnya, bu Yayuk memutuskan untuk beralih ke shampoo yang mengandung penghitam rambut alami.
” Saya sudah nyoba pake semir lho jeng……….. Tapi baru dua minggu sudah luntur……. Ubannya pada nongol lagi dimana-mana….. ” katanya sepulang arisan. Belajar dari pengalaman bu Rein, aq gak berani memberikan ide apapun. Takut keliru ntar malah berabe………
” Anu bu…… Pake ajah shampoo yang mengandung penghitam rambut bu……… ” sahut bu Hani.
” Emangnya ampuh ya bu? ” bu Yayuk terlihat penasaran.
” Lho iya……. Shampoo itu bisa membuat rambut jadi hitam secara alami…….. Jadi ntar uban-uban qta pada hilang smua….. Dan berganti dengan rambut-rambut baru yang hitam legam……. ” bu Hani menjelaskan dengan panjang lebar seolah-olah dia sendiri telah merasakan khasiatnya.
” Waaaaahhh hebattt yah bu!!! Berarti qta muda terus dunk! ” bu Yayuk terlihat sangat takjub.
“Memang ibu sudah pernah nyobain yahhh?? ” tanya-q ingin tau. Bu Hani menggeleng pelan.
” Lhooo belum pernah kok dah heboh gituuu………. ” tukas bu Yayuk kecewa.
” Hehehe…….. Kan iklannya ada di televisi…….. Niiii….. Saya baru mau nyobain besok bu……… ” sergah bu Hani. Tak lama kemudian mereka berdua berbelok ke swalayan kecil dekat kompleks kami meninggalkan aq yang pulang sendirian. Huuuuuu huuuuu huuuu………

Tapi beberapa minggu kemudian kami bertemu lagi saat pemilu. Setelah mencontreng aq menyempatkan diri mengobrol dengan ibu-ibu di kompleks kami. Mumpung ktemu smua……….
” Haiii buuu…….. Bagaimana ubannya? Sudah hilang yahhh? ” tanya-q pada bu Yayuk yang berdiri tak jauh dari-q. Memang tak kelihatan bagaimana rambutnya saat ini karna beliau sehari-harinya berkerudung.
” Aduuuhhh jeng……. Boro-boro hilang, malah rambut saya rontokkkk…….. Niiiii, jadi tipisss ” katanya sambil menekan-nekan jilbab di kepalanya.
” Iyahhh………. Saya juga tambah masalah ini…… Bukannya hilang eeehhh uban-uban itu malah makin berkuasa di kepala saya…… Nongol dimana-mana……. Hu-uh! ” sahut bu Hani yang merasa senasib.
” Ohhh……. Mungkin gak cocok itu bu kulit kepalanya……. Jadinya bermasalah deee…… ” jawab-q dengan perasaan tak enak. Waduhhhh ……….
” Makanya bu, jangan percaya iklan…… Cucu saya itu contohnya…….. Gara-gara lihat iklan tentang minuman instant bervitamin, dia nyobain juga……… Eh baru minum segelas, besoknya dah radang tenggorokan…… ” kata bu Sur yang tiba-tiba telah berdiri di samping kami bertiga.
” Iya ya bu……… Kadang-kadang saya juga heran ada juga iklan obat pemutih yang bisa memutihkan kulit…. ” timpal bu Hani lagi.
” Wahhh lha ya itu……….. Kmaren keponakan saya juga wajahnya rusak gara-gara pake salep pemutih wajah…… Pengennya sehhh putih mulus kayak artis pemeran iklannya itu….. Ternyata malah belang-belang kayak kena panu! ” bu Sur makin berapi-api. Gayanya bak penyuluh kesehatan profesional.
” Nahhhh…….. makanya ibu-ibu, jangan sampe tergila-gila iklan……. Karna kondisi tubuh qta belum tentu sesuai dan menerima zat-zat kimia yang terkandung dalam produk yang diiklankan…. ” beliau melanjutkan lagi dengan intonasi berwibawa. Kami semua mengangguk-angguk mendengar nasehat bu Sur. Setelah puas mengobrol kamipun berjalan pulang beriringan. Kebetulan rumah bu Sur searah dengan rumah-q.
” Masak apa bu, di rumah? ” tanya-q basa-basi di tengah perjalanan pulang menuju rumah.
” Haaalllllaaa jeng…….. Libur-libur bgini kok masak……. Males ahhh…….. Paling yah makan mie instant ajah….. Udah praktis, ekonomis, bergizi lagi…….. Ya kan??? ” jawab bu Sur sambil menirukan slogan salah satu mie instant yang sering kami tonton di televisi.
” Kami sekeluarga, udah biasa makan mie instant………. Buat sarapan hampiiirrr tiap hari ya mie instant itu…. Biar gak bosan yah kami ganti-ganti merk dan jenisnya……… ” lanjutnya penuh percaya diri.
Lhoooo???? Aq jadi bengong. Gak tau harus ngomong apa.

Iklan


quinie says:

mampir buuu… ikutan ngerumpi ya..
hohoho.. sayah juga mau diet, tapi ga bisa2… secara semua temen kantor sayah doyan makan semua.
Mereka penggoda iman sayah, sekaligus mereka yang komplain ama sayah, padahal badan mereka juga sama melarnya..huahahha

yaaaa ampyuuunnn…… masa sekantor melar smua mbakkk???



etha says:

waduh .. mie instan kan ga sehat

kok malah makan tiap hari ..ckckckc

makanya……. aq juga bingung ama si ibu tuuu, mbaaakk………



Dyah says:

Yaaah….temen2 nya bu Rumpi semua korban iklan duooong!

Pastinya banyak juga ibu2 lain yang mengalami kejadian seperti ibu Rein, Yayuk dan Ibu Sur ini! Adoooh….memang mau tetap cantik susah ya! Penuh perjuangan dan kadang ada korban juga! hehe

hahaha………… asalkan bukan qta yah mbak yang jadi korbannya………….



Juliawan says:

tergantung dari kitanya sih menyaring info iklan πŸ™‚ ,salam kenal ya

salam kenal juga………. makanya beli saringan yang berkualitas….wkwkwkwk



ayik says:

untungnya saya jarang tergiur iklan, kalau pun kepengin karena iklannya bagus atau modelnya lucu. Misalnya iklan pampers..wakakak…padahal sudah nggak punya bayi, habis liat model bayinya lutttu sih….

maksudnya, tergiur ama iklannya apa ama bintang iklannya sehhhh????



sheinastya putri says:

hahahahaaa….itulah Indonesia
gampang dirayu termasuk aku (ngaku maksude…)



Felicity says:

Mbak aku mampir…apa kabar?… Ditunggu tulisan terbarunya ya… πŸ™‚



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: